FENOMENA AHOK DAN PILKADA DKI

Bicara tentang politik sepertinya semakin hari semakin menarik. Apalagi dalam waktu dekat akan diakan pemilihan serentak beberapa daerah. Satu dari semua pemilihan tersebut mungkin pemilihan Kepala daerah DKI yang paling ditunggu-tunggu, paling hangat, paling menarik dan mungkin paling ramai. Berbicara tentang DKI tidak akan terlepas dari sosok Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok. Ya Ahok memang menjadi sangat menarik untuk diperbincangkan akhir-akhir ini, setiap hari media-media selalu menyuguhkan kita berita tentang ahok, Kontroversinya, dan sepakterjangnya. Ibarat dalam sebuah Film dia ini Ibarat Aktor yang dikelilingi banyak pesaing dalam memperebutkan tahta kerajaan. Pertanyaan yang paling sering muncul di benak saya adalah, Mengapa Ahok begitu menarik untuk dibahas??? Menurut saya ada beberapa point yang membuat Ahok mengapa begitu menarik untuk dibahas. PERTAMA : Ahok adalah sosok yang sangat Pluralis, Toleran, keturunan Tionghoa, dibersarkan di keluarga Kristen, dan besar di Belitung Timur sebuah daerah yang mayoritas Muslim tetapi dia berani “mengobrak-abrik” system pemerintahan yang selama ini kita anggap kaku menjadi sebuah pemerintahan yang dinamis, cair, Jujur, Adil, transparan, dan kompetitif. Berani berkata Jujur, menantang maut untuk membuka kebenaran. Menjadi Gubernur Kedua di DKI dari Non setelah tahun 1964-1965, oleh Henk Ngantung dari Katolik. Ini menjadi salah satu alasan mengapa dia sangat menarik untuk dibahas. KEDUA: Dalam setiap kesempatan Ahok sangat-sangat Tegas, meledak-ledak, Teguh dalam menyampaikan gagasan dan pandangannya terhadap sebuah kebijakan, tanggapan, opini publik dsb. Dia selalu memberikan “analogi” dan penjelasan dalam setiap opini atau pembelaan dari setiap kebijakan yang dia keluarkan. Hal ini sangat berguna untuk memberikan pandangan yang “Logis” kepada masyarakat sehingga masyarakat dalam memahami kebijakannya. Dalam setiap kontroversi yang dia buat, seakan-akan memberikan option yang membuat masyarakat/kompetitornya “diam” atau “bingung” (bingung karena ga sanggup berdebat atau yang lain saya tdk tau). KETIGA: Ahok sangat yakin dan berani mengambil resiko dari setiap kebijakan yang dia keluarkan, membuka tabir menentang setiap competitor, berdebat dalam fakta dan data. Sepertinya tidak ada kata mundur. Ini memberikan kesan kepada publik bahwa dia seorang “Kasatria”, kasatria adalah sosok yang sangat dikagumi. Sangat berani yang membawa rakyat keluar dari bencana. KEEMPAT: Tanpa bisa dipungkiri, Ahok telah menjadi contoh dan bukti nyata buat seluruh Orang di negeri ini, tidak perduli anda darimana, anda lahir dimana, agama apa, suku apa, mayoritas atau minoritas, tapi ketika anda berani berbuat dan berkata jujur dan berjuang anda akan menjadi pemimpin dan idola. Hal ini membuat muda muda termotivasi, membuka hati nurani bahwa saatnya negeri ini dipimpin seorang yang Ber “Integritas” yang nasionalis serta toleran. (Lihat saja pendukung ahok mayoritas anak muda). KELIMA: Setidaknya ada 7 kontroversi/sepak terjang ahok yang membuat Heboh media setidaknya 1 tahun belakangan ini. Mulai dari kasus Keluarnya Dia dari Gerindra karena perbedaan pandangan soal RUU Pilkada, Sengketa APBD 2015, Pelarangan Pemotongan hewan Kurban, Pertengkaran/perdebatan dengan FPI, Kasus Proyek Reklamasi/Dermaga, Penertiban Kalijodo, Lahan RS Sumber Waras. Harus kita akui, Semua kontroversi diatas sangat menyita perhatian public. Dia begitu kuat untuk menahan badai, hantaman kiri-kanan. Tapi lihat saja, semua kasus itu satu persatu kandasdan hilang seperti ditelan Bumi. Satu persatu selesai(meskipun masih banyak tuntutan hokum yangsedang proses dipengadilan). Dan yang paling terbaru ketika KPK menyatakan bahwa Tidak menemukan perbuatan yang melawan hokum dalam pembelian RS Sumber waras. Sekali lagi Ahok menunjukkan keperkasaannya dalam memenangkan kasus dan Sangkaan-sangkaan yang dialamatkan kepadanya atau Institusinya. Sepertinya benar bahwa “Ketika melakukan kebenaran, jangan pernah takut untuk kalah. Karena Melakukan kebenaran itulah kemenangan anda”. Yang benar akan selalu benar. Tapi walaupun demikian, Ahok akan tetap melanjutkan perjuangannya, Harus tetap membuktikan semua omongan dan mempertanggungjawabkankebijakannya, masih harus tetap bekerja,badai belum selesai, kalau menang Ahok benar, tentu sejarah akan mencatat, Publik akan melihat, dan rakyat akan mengadili. 2017, Ahok akan mengikuti pemilihan Kepala daerah DKI. Sudah ada beberapa calon yang mencuat ke Publik, ada Sandiga Uno, Yusril Izha Mahendra, H.Lulung, dll. Menarik untuk kita nantikan. Bagi saya, Jakarta ini beda, Walaupun dia Prov DKI, tapi Jakarta adalah Ibu Kota Negara. Jakarta merupakan kota seluruh Rakyat Indonesia, Provinsi dengan APBD tertinggi. Jakarta merupakan barometer dari kemajuan Perkotaan di Indonesia. Jakarta merupakan tolak ukur dari kemajemukan, Kebudayaan, toleransi, Pluralisme, Infrastruktur, Tehnology, Pemerintahan, Pendidikan, Kepadatan penduduk, dll. Itulah sebabnya mengapa Ahok begitu menarik untuk dibahas karena dia Sedang/akan memimpin Kota Jakarta, Kota terbesar di Negeri ini. Harapan saya, siapun yang akan memimpin Kota ini, semoga Jakarta bebas dari dua masalah Kemacetan dan Kebanjiran. Sebagai warga yang bertempat tinggal di Kota ini, mencari Nafkah di Kota ini, saya mendoakan yang terbaik buat Kota ini.
Sebagai penutup, Sebagai masyarakat saya ingin memberikan semua masukan “ Selama ini kita sering mendengar, buat apa Santun tapi korupsi?”, atau buat apa santun tapi Malas dll” bagaimana kalau kita Santun dan tidak Korupsi?? Sepertinya lebi baik dan cocok dengan budaya bangsa kita. Hehe. Satu lagi, kalau saya boleh Jujur, saya harus akui Bahwa belum ada memang calon yang lebih baik daripada Ahok, setidaknya untuk saat ini. Bukan berarti saya mengatakan yang lain tidak baik, tapi sepertinya mereka perlu mebuktikan bahwa mereka bisa lebih baik dari Ahok.(Lha untuk membuktikannya gimana?Diberi kekuasaan. Yak an harus menang dulu Pilkada? Ya Betul sekali.So, Berjuanglah bapak-bapak. Buktikan ke kami, bahwa anda juga layak memimpin Jakarta. Kita akan tunggu sepak terjang Calon-calon yang lain. Bersaing sehat, Transparan, Jujur, No oney politic, Demokratis demi kebaikan Jakarta dan demokrasi Kita kedepannya. Maju Terus Jakarta. Horas!!!

Kotabaru, 17 Juni 2016

Jefri DS Sianturi.

One Comment to “FENOMENA AHOK DAN PILKADA DKI”

  1. Beberapa penggal kalimat “Lha untuk membuktikannya gimana? Diberi kekuasaan. Ya kan harus menang dulu Pilkada? Ya Betul sekali.So, Berjuanglah bapak-bapak. Buktikan ke kami, bahwa anda juga layak memimpin Jakarta. Kita akan tunggu sepak terjang Calon-calon yang lain. Bersaing sehat, Transparan, Jujur, No money politic, Demokratis demi kebaikan Jakarta dan demokrasi Kita kedepannya. Maju Terus Jakarta. Horas!!!”

    Kenapa cuma Bapak-bapak aja yang berjuang? Okelah pasti yang dianggap mampu memimpin Jakarta, adalah yang punya pengalaman segudang.
    Tapi.. ini menurutku juga bisa dijadikan PECUTAN MOTIVASI POSITIF kepada generasi muda kita. Kenapa? Karena mungkin saja 2 tahun ke depan, yang tadinya pemuda sudah jadi “Bapak-bapak.”
    Lagipula..bukankah kita yang menjadi generasi penerus Bangsa? Haha. Pandangan saya ini memang awam banget.. Mungkin ada yang bertanya.. Gimana orang biasa seperti kita ini bisa menjadi pemimpin seperti Ahok? Atau “Ahok kan punya harta banyak ya bisalah jadi pemimpin, Ahok kerja keras, Kerjaannya luar biasa”… atau banyak lagi hal yang disampaikan.. Yang semuanya “KEKURANGAN”. Kita semua fokus pada kekurangan. Tapi bagaimana jika kita berpikir positif tentang diri kita sendiri? Apapun yang kamu lakukan ya jangan merugikan negaramu. Contoh terkecil sekalipun adalah “Buanglah sampah pada tempatnya” . Terus menerus konsisten. Dan ajaklah sekitarmu untuk seperti itu. Bukankah artinya Kita menjadi AHOK di sekitar kita? Dan bukankah kita membantu AHOK juga?

    Menurut saya, jika kita buang sampah sudah terlatih untuk di tempat sampah, maka Bersaing Sehat, Transparan, Jujur, No Money Politic, Demokratis tentu sudah ada di tangan dengan mudah.
    Ah? maksudnya bagaimana? hmmm..

    Lalu yang kurang apa? Lebih banyaklah membaca berita, berdiskusi dengan para ahli politik dan masuk ke Partai Politik.

    Dan… Mungkin masuk ke partai politik ini yang paling bikin bingung.. Bagaimana sih caranya…?
    Saya juga ndak paham hehehe..

    Horas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: